DIVERSIFIKASI PANGAN UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN

Permasalahan kurang gizi, harga bahan makanan pokok yang fluktuatif, kelaparan, dan kekurangan makanan merupakan salah satu cermin lemahnya ketahanan pangan (food security) yang terjadi di negeri kita tercinta. Ditambah pula negeri ini merupakan wilayah yang rawan bencana yang menyebabkan terjadinya kerusakan pada lahan pertanian yang pada akhirnya akan semakin memperburuk kondisi ketahanan pangan pangan kita. Wajar saja kekhawatiran tersebut menyebabkan pemerintah mengambil langkah untuk melakukan import beras dari negara lain. Terlepas dari kontroversi setuju dan tidak setuju import beras, pada kenyataannya walaupun kita berhasil swasembada pangan, tetapi di negeri kita ini masih tetap saja terjadi masalah kurang gizi dan kelaparan yang artinya kita tetap dalam kondisi rawan pangan. Hal itu terjadi karena ketahanan pangan bukan hanya diselesaikan dengan ketersediaan pangan, apalah artinya pangan banyak tetapi tidak terdistribusikan dengan baik, atau pangan ada tetapi masyarakat tidak mampu membelinya, mungkin itu yang sesungguhnya terjadi.

Permasalahan lain, yang mungkin setiap kita kurang menyadarinya, yaitu adanya keseragaman makanan, di negeri kita telah terjadinya perubahan pola makan, yang dahulu jaman nenek moyang kita makanannya tidak mengandalkan nasi saja sebagai makanan pokok, sekarng hampir semua masyarakat mengkonsumsi nasi. Dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk yang tidak sejalan dengan jumlah produksi pertanian terutama beras menyebabkan kerawanan pangan merupakan ancaman yang nyata dimasa yang akan datang, dan dampak dari keseragaman pangan juga menyebabkan ketidak seimbangan pada lingkungan, dimana lahan pertanian yang dipaksa diperluas menyebabkan berkurangnya dan rusaknya ekosistem yang pada akhirnya semakin memperarah ketahanan pangan.

Apabila kita mampu tidak tergantung pada satu bahan pangan saja, dengan melakukan diversifikasi pangan (penganekaragaman pangan) melalui pemanfaatan potensi lokal yang dimiliki, misalnya dengan menganekaragamkan makanan pokok, dalam keseharian makanan pokok kita bisa berupa jagung, singkong, sagu, pisang, atau sumber karbohidrat lainnya sesuai potensi lokal yang dimiliki. Maka selain menghilangkan ketergantungan pangan, wilayah tersebut bisa mencapai swasembada pangan, dan meningkatkan perekonomian lokal, yang pada akhirnya dapat meningkatkan ketahanan pangan sampai pada tingkat rumah tanngga. Dengan ketahanan pangan rumah tangga yang kuat maka akan mampu memperkuat ketahan pangan daerah dan nasional. Diversifikasi pangan dapat kita mulai sekarang juga dari diri kita, keluarga kita, dan lingkungan sekitar kita.

One response to “DIVERSIFIKASI PANGAN UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s